Posts Tagged ekonomi

Meninjau Kembali Perkawinan


Salah satu tugas perkembangan dari individu yang telah mencapai usia dewasa adalah mencari pasangan hidup. Sebagai individu yang telah matang secara usia (dan semoga memiliki kepribadian dan sikap yang matang pula), kita telah memenuhi syarat untuk membangun mahligai perkawinan dengan pasangan hidup. Dengan demikian, sudah selayaknya kita mulai menaruh perhatian terhadap hal tersebut. Terlebih, kita sebagai orang-orang yang memang menggeluti bidang keluarga yang terkait erat dengan masalah perkawinan.

 

Perkawinan

Perkawinan telah menjadi perhatian dari kalangan akademisi dengan berbagai latar belakang keilmuan. Sebelum teman-teman semua memutuskan untuk menikah, alangkah lebih baiknya bila teman-teman kembali memahami makna perkawinan dari berbagai sudut pandang yang akan saya paparkan berikut ini. Dengan begitu, diharapkan kita semua bisa memaknai perkawinan secara lebih dalam. Saya yakin teman-teman semua pernah mempelajari ini semua, tapi tidak ada salahnya untuk kembali mengingatkan.

Menurut Undang-Undang No.1 Tahun 1974, yang dimaksud dengan perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Perkawinan dalam terminologi tersebut adalah suatu pengikat secara lahir dan batin antara pria dan wanita untuk kemudian hidup bersama membentuk keluarga. Pertanyaannya kemudian, mengapa seorang laki-laki dan seorang perempuan mau mengikatkan diri mereka dalam lembaga perkawinan?

Baca entri selengkapnya »

, , , , ,

6 Komentar

%d blogger menyukai ini: