Bangun! Bangun! Bangun!


Saat duduk di bangku sekolah menengah pertama, saya sangat senang dengan lagu ini. Liriknya unik serta lagunya enak di dengar di telinga saya. Setelah sekitar delapan tahun, saya baru mendengarkan kembali lagu ini. Namun kali ini saya memiliki penafsiran yang berbeda terhadap makna yang terkandung dalam lirik lagu ini. Inilah “Pagi yang Menakjubkan” dari album Kisah Klasik untuk Masa Depan karya Sheila on 7.

 

 

 

 

Lirik lagunya seperti ini:

Berjuta ton pemberat di mata indahku

Bagai tertimbun serbuk tidur di kamarku

Udara pagi dingin mahkota mimpiku

Aku terkapar melawan semuanya itu

Mama… 3x

Buat aku terjaga

Reff:.
Hey, semua orang teriaklah di telingaku

Hey, semua orang hancurkan tempat tidurku

(courtesy from http://lirik.kapanlagi.com/)

Setelah pagi, siang, malam, berulang kali mendengarkan lagu ini, saya menemukan suatu makna yang sangat dalam dari lirik lagu ini (secara tidak sengaja). Entah penulis lirik lagu ini beranggapan seperti apa yang saya pikirkan atau tidak, ini adalah subjektifitas pribadi saya dalam menanggapi dan menikmati karya seni.

Lagu ini menceritakan saya, Anda, dan kita semua yang menamai diri kita sebagai pemuda, anak muda, youth, apapun sebutannya. Pagi dalam lagu ini menggambarkan usia kita yang masih muda, awal dari hari, perjalanan panjang yang terhampar di depan mata. Dan di pagi hari, seringkali kita masih tertidur, sulit untuk terbangun. Karena kita seringkali terbuai dengan mimpi-mimpi yang telah dirajut sejak semalam.

Di usia muda ini, pikiran kita banyak dihiasi oleh mimpi-mimpi dan angan-angan tentang masa depan. Segalanya memang dimulai dari mimpi, namun mimpi saja tidak cukup. Sudah saatnya kita bangun untuk mewujudkan mimpi-mimpi tersebut. Sebagian dari kita sudah terbangun sejak sebelum ayam jantan berkokok. Namun sebagian diri kita sendiri tidak mampu mengendalikan diri untuk bisa terbangun dan memulai hari mewujudkan mimpi disaat yang lain telah memulai hari.

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan menonton tayangan “Kick Andy” di Metro TV mengenai orang-orang yang berhasil meraih kesuksesan di usia mereka yang cenderung muda. Salah satunya adalah alumni dari kampus saya tercinta (Institut Pertanian Bogor), Elang Gumilang, yang telah sukses dengan usahanya di berbagai bidang salahsatunya bisnis properti. Saya masih belum bisa membayangkan saat ia menyatakan bahwa di tingkat dua masa kuliahnya, nilai bisnis yang ia jalankan telah mencapai omset milyaran rupiah. Orang-orang seperti Elang inilah mungkin yang mampu bangun di saat hari masih gelap, disaat orang-orang lain masih terbuai dengan mimpi-mimpinya masing-masing.

Bersyukur matahari masih belum tinggi, masih ada kesempatan bagi kita yang baru mulai terbangun untuk mewujudkan mimpi-mimpi semalam. Ayo kita minta mama, dan orang-prang disekita kita untuk teriak ditelinga kita dan menghancurkan tempat tidur kita agar kita bisa benar-benar terbangun. Mandi dan gosok gigi, lalu mari kita sama-sama jalani hari untuk mewujudkan semua harapan dan cita-cita! BANGUN!!! (aguss)

Iklan

, , ,

  1. #1 by umu on Maret 15, 2011 - 5:58 am

    hahaha agus.gud job! 🙂

    btw,yg nulisny udh bangun pagi blm y?hihihi

    • #2 by Agus Surachman on Maret 15, 2011 - 7:22 am

      buahahaha… baru bangun mu! kesiangan!!!
      *tolong teriak di telinga gw dan hancurkan tempat tidur gw!ehehe

  2. #3 by pink on Maret 15, 2011 - 7:42 am

    semangaaaaatttt!
    nonton kick andy emang memotivasi *eh?
    intinya,semuanya belom terlambat kan gus?
    semangatsemangat!!!!!
    \m/
    hahahaha
    agus hari ini restu gabisa ikutan perkusi tapi,punten yah..
    mau istirahat dulu..

    • #4 by Agus Surachman on Maret 15, 2011 - 10:45 am

      ehehe.. iya tu betul… masih belum terlambat buat mulai mewujudkan mimpi-mimpi kita.
      Iya ga apa2 tu… semoga cepet sembuh… 🙂

  3. #5 by Miftahgeek on Maret 15, 2011 - 5:35 pm

    Sempet jadi idola buat lagu pembuka hari nih, biar pas bangun ga ngantuk lagi. Cuman sekarang udah berganti ke When They Come For Me – Linkin Park :p

    • #6 by Agus Surachman on Maret 15, 2011 - 9:04 pm

      Such a lovely song,ehehe
      waktu dulu di rumah, lagu pembuka hari buat orang rumah adalah lagu-lagunya Nasidaria atau Almanar #Qosidah! *info ngga penting,ehehe
      dan gw juga jadi penikmat setia,ahahaha -.-“

  4. #7 by maria elysabet on Maret 15, 2011 - 9:06 pm

    wah gus,
    aku kan kalong, jadi kalo pagi ga boleh bangun
    hoohoho

    hmm..alumni kmu keren bgt ya,,
    tapi gus, entah aku nya yg lagi badmood, tapi kok aku ngartiin lagunya pesimis bgt ya

    “Mama… 3x
    Buat aku terjaga
    Hey, semua orang teriaklah di telingaku
    Hey, semua orang hancurkan tempat tidurku”

    kesannya, bagi anak muda, mimpi itu segalanya
    dream is the most ideal thing we had
    tapi ketika sudah senja, all we can hold is the reality itself
    mis: mahasiswa biasanya najis bgt dgr kata korupsi, selalu demo sana-sini melawan KKn
    tapi..ketika uda jadi anggota DPR..semuanya berubah
    gt ^,^

    • #8 by Agus Surachman on Maret 15, 2011 - 10:14 pm

      Iya lah, kampus gw,ahahaha
      itu mah alibi lu ajah buat jadi kebo…ahaha :p
      yeah… you’re allowed to have your own perception about this song,ehehe
      seorang bijak pernah bilang:
      “We all sit in the circle and suppose and the secret sits in the circle and knows.”
      lingkaran itu punya sumbu yg jumlahnya infinite…tak terhingga… begitu pula dalam melihat realitas kehidupan… ada banyak cara buat melihatnya,ehehehe
      *bijak banget gw ya..ahahahah :p

  5. #9 by reza on Maret 16, 2011 - 11:23 am

    sementara orang lain duduk, kita harus sudah berjalan. sementara orang lain berjalan, kita harus sudah berlari. semnetara orang lain berlari, kita sudah tidur. SEMENTARA ORANG LAIN MASIH TIDUR, KITA SUDAH BANGUN.hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: