Arsip untuk Maret, 2011

Tiga Dari Sejuta



Anatomi Ginjal

Anatomi Ginjal (courtesy from: http://www.yalemedicalgroup.org/)

Bagaimana perasaan Anda saat dokter memvonis bahwa Anda mengidap penyakit yang hanya diderita oleh tiga dari satu juta orang dewasa dalam satu tahun? Dan saya pernah merasakan hal tersebut hingga kemudian saya merasa bingung untuk merasa  sedih dan takut atau justru senang dan bangga karena menjadi satu dari tiga orang yang ‘berkesempatan’ merasakan penyakit tersebut. Inilah sepenggal kisah saya sebagai pengidap Sindrom Nefrotik (SN). Baca entri selengkapnya »

Iklan

, , , , , , ,

16 Komentar

Bangun! Bangun! Bangun!


Saat duduk di bangku sekolah menengah pertama, saya sangat senang dengan lagu ini. Liriknya unik serta lagunya enak di dengar di telinga saya. Setelah sekitar delapan tahun, saya baru mendengarkan kembali lagu ini. Namun kali ini saya memiliki penafsiran yang berbeda terhadap makna yang terkandung dalam lirik lagu ini. Inilah “Pagi yang Menakjubkan” dari album Kisah Klasik untuk Masa Depan karya Sheila on 7. Baca entri selengkapnya »

, , ,

10 Komentar

I used to be a Troublemaker


Vacuum Cleaner

Vacuum Cleaner (courtesy from: http://1.bp.blogspot.com)

Dokter : “Berapa tekanan darahnya?”

Suster  : “Biar saya cek ulang dok..” (raut muka memperlihatkan ketidakpercayaan)

Dokter : “Ada yang tidak beres?”

Suster  : “200/120 dok..”

Dokter : “Sudah saya duga.. hampir tidak mungkin untuk melahirkan normal. Siapkan vacuum

Suster  : “Baik dok”

(Bunyi mesin yang terdengar seperti bunyi vacuum cleaner saat dioprasikan segera terdengar di ruangan tersebut)

Selang beberapa saat…

Suster  : “Bayi laki-laki dok”

Dokter : “Terlalu banyak keringat yang saya keluarkan, saya berhak menamai anak ini. Saya beri nama…. Agus!” Baca entri selengkapnya »

, ,

15 Komentar

Menunggu Mama Pulang ke Rumah


Mengasuh, mendidik dan membesarkan anak, membentuk pribadi-pribadi berkualitas untuk kemajuan bangsa adalah bagian dari nasionalisme.

Saya teringat kenangan saat masih sekolah di bangku SMA. Setiap pagi, saya berangkat ke sekolah sekitar pukul 05.45 dan kembali ke rumah sekitar pukul empat sore. Ternyata, jam keberangkatan dan kepulangan saya sama seperti waktu keberangkatan dan kepulangan para karyawan pabrik garmen yang banyak tersebar di daerah saya. Saya tinggal di Kabupaten Sukabumi, tepatnya di daerah Cicurug dan sekolah saya terletak di Kecamatan Cibadak. Diantara kedua wilayah tersebut berdiri puluhan pabrik garmen. Hampir seluruh karyawan pabrik garmen adalah kaum perempuan beragam usia, mulai dari anak remaja hingga ibu-ibu yang telah berumah tangga. Sering saya harus merasakan berada dalam satu angkot dengan mereka saat berangkat atau pulang sekolah. Menggelikan kadang ketika saya menjadi satu-satunya penumpang laki-laki dalam angkutan kota yang dipenuhi karyawan garmen. Saya kadang ikut larut dalam obrolan mereka tentang banyak hal mulai dari urusan pabrik hingga masalah rumah tangga, yang justru menjadi penawar rasa jenuh yang saya alami selama perjalanan. Baca entri selengkapnya »

, , ,

Tinggalkan komentar

Mari Menjadi Bulat


 

Double Perplexities Syndrome

Double Perplexities Syndrome

Bagi banyak mahasiswa sarjana (termasuk saya dan mungkin juga Anda), tingkat akhir bisa menjadi sebuah momok. Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh double perplexities syndrome (sindrom dua kebingungan) yang dihadapi oleh para mahasiswa saat menapaki kehidupan di tingkat akhir masa perkuliahan. Ciri-ciri dari mahasiswa yang mengalami sindrom ini adalah: berat badan yang terus turun secara sistematis dari bulan ke bulan atau malah naik terus menerus secara sistematis (akibat stres), timbul kantung mata di sekitar daerah mata, tiba-tiba menjadi sering berkunjung ke perpustakaan, tulisannya di jejaring sosial seringkali menunjukkan kegalauan, dan following @deritamahasiswa di situs jejaring sosial twitter. Baca entri selengkapnya »

, , ,

4 Komentar

Coping Strategy


Rabbit Hole

Sutradara                    : John Cameron Mitchell

Penulis Skenario         : David Lindsay-Abaire

Pemain                        : Nicole Kidman, Aaron Eckhart, dan Dianne West

 

Tema tentang keluarga dan kehidupan sehari-hari akan menjadi sangat biasa saja ketika diangkat menjadi sebuah film. Namun tidak demikian bila cerita yang diangkat mengambil sudut pandang pemikiran-pemikiran sinisme terhadap realitas kehidupan. Ditambah dengan akting jempolan sekelas Nicole Kidman, Aaron Eckhart, dan Dianne West yang memainkan lakon, akan menjadi suatu sajian pertunjukkan yang sayang untuk dilewatkan. Dan inilah film Rabbit Hole, drama yang mengangkat kisah sepasang suami istri dalam menghadapi realitas pahit kehidupan. Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

2 Komentar

Totalitas Dalam Berkarya


The Fighter

Sutradara                    : David O. Russell

Skenario                      : Scott Silver, Paul Tamasy, dan Eric Johnson

Pemain                        : Mark Wahlberg, Christian Bale, Amy Adams, Melissa Leo

 

Bila Anda bertanya mengenai totalitas dalam berkarya, jawabannya ada dalam film ini. Totalitas yang saya maksudkan disini adalah upaya dari setiap pemeran dalam film ini untuk mendapatkan kesempurnaan, menyamai karakter-karakter asli yang mereka perankan, mengingat film ini diangkat dari kisah nyata. Film ini mengisahkan perjuangan seorang petinju kelas kacangan dalam meraih mimpinya menjadi juara dunia, namun selalu berada di belakang bayang-bayang kakak tirinya yang pernah mengalahkan legenda tinju Sugar Ray Leonard. Namun nasib karir sang kakak yang juga merangkap sebagai pelatih pun tidak kalah kelamnya, dia adalah seorang duda beranak satu yang juga pecandu narkoba. Dan ibu kedua kakak beradik ini, sekaligus berperan sebagai menejer, masih tidak bisa lepas dari gemilang prestasi masa lalu anak tertuanya yang membuat sang adik merasa tidak dihargai. Baca entri selengkapnya »

, , , , , , ,

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: